Ini Dampak Kekurangan Zat Besi dan Cara Meningkatkannya

December 28, 2020 Kesehatan  No comments

Ini Dampak Kekurangan Zat Besi dan Cara Meningkatkannya

Tubuh manusia  terdiri dari berbagai zat yang dikandungnya untuk menjadi satu kesatuan agar dapat bekerja dengan baik. Salah satu zat yang memiliki fungsi cukup penting untuk kesehatan tubuh adalah zat besi.

Fungsi utama dari zat ini adalah membantu tubuh untuk memproduksi sel darah merah. Hemoglobin yang dihasilkan dari proses produksi darah merah nantinya akan mengedarkan oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

Lalu bagaimana jadinya jika tubuh kekurangan zat ini?  Tentu sangat membahayakan bagi tubuh. Berikut ini kami berikan informasi akurat mengenai dampak dan cara meningkatkannya.

Dampak Kekurangan Zat Besi dan Cara Meningkatkannya

  • Mudah Kelelahan

Dampak pertama yang akan anda rasakan adalah tubuh mudah merasa lelah. Kekurangan zat ini akan memengaruhi proses pengedaran oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

Apabila proses pengedaran oksigen tersebut terganggu, maka cara kerja dari seluruh alat vital pun mengalami penurunan, merasa mudah lelah contohnya.

  • Badan Pucat

Badan tampak lebih pucat menjadi ciri-ciri sekaligus dampak dari kekurangan mineral yang satu ini. Produksi hemoglobin yang mengalami penurunan akan turut berpengaruh terhadap pigmen merah bagi tubuh.

  • Lidah Bengkak

Tidak hanya badan yang lebih pucat, menurunnya produksi hemoglobin ternyata juga berpengaruh pada kesehatan gigi dan mulut. Pengaruh yang terjadi pada kesehatan gigi dan mulut adalah lidah yang terasa bengkak dan perih.

  • Rambut Rontok

Anda perlu waspada apabila rambut mengalami kerontokan yang cukup parah, hal ini bisa menjadi salah satu pertanda tubuh yang kekurangan zat besi.

Jumlah oksigen yang terbatas di dalam tubuh, membuat otak secara otomatis akan mengarahkannya pada organ yang lebih vital seperti jantung, paru-paru, otak, dan lain sebagainya.

Hasilnya folikel rambut kekurangan oksigen sehingga terjadi kerontokan.

  • Sakit Kepala

Sakit kepala menjadi gejala terbanyak yang dialami oleh orang yang kekurangan zat ini di dalam tubuhnya. Sel darah merah yang kekurangan hemoglobin membuat oksigen tidak dapat dialirkan dengan sempurna ke dalam otak.

Apabila tidak ditangani, hal ini akan menyebabkan pembuluh darah membengkak yang akhirnya munculah rasa sakit pada kepala.

  • Anemia

Dampak atau ciri-ciri terakhir yang akan anda alami apabila kekurangan zat ini di dalam tubuh adalah anemia. Anemia merupakan kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah sehingga tensi darah menjadi lebih rendah.

Tanda-tanda ketika anda sedang mengalami anemia adalah tubuh yang merasa lelah, kepala pusing, bahkan pingsan.

Meskipun tidak menimbulkan penyakit yang serius, tetapi dampak yang dihasilkan dari kurangnya zat yang satu ini sangatlah menggangu. Badan yang lemas contohnya, aktivitas tidak akan berjalan lancar dan anda akan kurang fokus.

Oleh karena itu, sangat penting sekali untuk menjaga tubuh tetap sehat dan pasokan sel darah merah tetap terpenuhi. Cara yang dapat dilakukan agar tubuh tetap bugar adalah dengan banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang tinggi kandungan Zat Besi.

Selain makanan dan minuman, anda juga memerlukan suplemen tambahan agar stok sel darah merah yang dibutuhkan tubuh terpenuhi.

Pada saat ini banyak sekali suplemen kesehatan yang diproduksi oleh aneka merek obat kesehatan, pyfahealth.com salah satunya.

PT Pyridam Farma Tbk. Atau lebih dikenal dengan pyfa health merupakan perusahaan farmasi yang kegiatan utamanya adalah memproduksi aneka obat baik yang bersifat modern maupun tradisional. Produk kesehatan yang dimiliki telah memenuhi GMP (Good Manufacturing Process Standard).

Perusahaan yang satu ini memiliki jam terbang yang cukup lama di mana 30 tahun dihabiskan untuk memproduksi obat untuk membantu masyarakat memiliki tubuh yang sehat dan bugar.

Apabila tertarik dengan produk kesehatan dari perusahaan yang satu ini, anda dapat mengunjungi website resminya di Pyfa Health.

Demikian ulasan singkat tentang dampak tubuh kekurangan sel darah merah dan cara mengatasinya. Semoga artikel ini bermanfaat, terima kasih.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>